Dead Space 2 (2011): Isaac Clarke Kembali, Tapi Kali Ini Terornya Ada di Dalam Kepalanya

Sebelumnya: Dead Space (2008): Awal Mula Teror Isaac Clarke di USG Ishimura Kalau Dead Space (2008) membawa kita masuk ke dalam mimpi […]

▤ Daftar Isi

    Sebelumnya: Dead Space (2008): Awal Mula Teror Isaac Clarke di USG Ishimura

    Kalau Dead Space (2008) membawa kita masuk ke dalam mimpi buruk di USG Ishimura, maka Dead Space 2 mengambil mimpi buruk tersebut dan membuatnya jauh lebih besar.

    Kali ini Isaac Clarke tidak lagi terjebak di sebuah kapal tambang yang penuh Necromorph.

    Ia berada di sebuah koloni luar angkasa yang jauh lebih besar.

    Namanya:

    The Sprawl.

    Dan masalahnya?

    Necromorph kembali muncul.

    Namun ada satu hal yang membuat keadaan Isaac jauh lebih buruk dibandingkan sebelumnya.

    Kali ini bukan cuma Necromorph yang harus dia lawan.

    Pikirannya sendiri mulai menjadi musuh.

    Electronic Arts dan Visceral Games merilis Dead Space 2 pada Januari 2011 untuk PlayStation 3, Xbox 360, dan PC. Game ini kembali menempatkan Isaac Clarke sebagai protagonis dan memperluas dunia Dead Space ke instalasi luar angkasa baru bernama The Sprawl. EA News

    Dan kalau Dead Space pertama membuat kita takut masuk ke ruangan gelap...

    Dead Space 2 membuat kita mulai curiga terhadap ruangan yang sebenarnya terang.

    Dari USG Ishimura ke The Sprawl

    Kita kembali sedikit ke game pertama.

    Dalam Dead Space (2008), Isaac Clarke datang ke USG Ishimura bersama timnya setelah kapal tersebut kehilangan komunikasi.

    Ternyata Ishimura sudah berubah menjadi neraka.

    Crew kapal tewas.

    Necromorph berkeliaran.

    Dan Isaac menemukan bahwa kejadian tersebut berkaitan dengan Marker serta konspirasi yang jauh lebih besar.

    Kalau kamu belum membaca artikel sebelumnya, cerita lengkap perjalanan Isaac di Ishimura bisa menjadi pembuka yang bagus sebelum masuk ke Dead Space 2.

    Karena Dead Space 2 tidak menganggap semua kejadian di game pertama sebagai sesuatu yang sudah selesai.

    Justru sebaliknya.

    Kejadian di Ishimura meninggalkan luka yang sangat dalam pada Isaac.

    Dan luka itu akan menjadi bagian penting dari cerita Dead Space 2.

    Isaac Clarke Tidak Baik-Baik Saja

    Salah satu perbedaan terbesar antara Dead Space pertama dan Dead Space 2 adalah kondisi Isaac.

    Di game pertama, Isaac lebih banyak berperan sebagai engineer yang berusaha bertahan hidup di tengah bencana.

    Dia tidak banyak bicara.

    Tidak banyak menjelaskan apa yang dia pikirkan.

    Kita seperti melihat Isaac dari luar.

    Di Dead Space 2, semuanya berubah.

    Isaac menjadi karakter yang jauh lebih aktif dalam cerita.

    Namun pada saat yang sama, kondisi mentalnya semakin buruk.

    EA secara resmi menggambarkan Isaac dalam Dead Space 2 sebagai seseorang yang harus menghadapi dementia/mental deterioration sambil menghadapi serangan Necromorph. EA News

    Jadi sekarang pertanyaannya bukan hanya:

    "Bagaimana Isaac bisa bertahan dari Necromorph?"

    Tetapi juga:

    "Apakah semua yang Isaac lihat benar-benar terjadi?"

    Nah...

    Ini dia mulai ngehalu. 😅

    The Sprawl

    Kalau Ishimura adalah kapal tambang raksasa, The Sprawl adalah sebuah kompleks koloni luar angkasa yang sangat besar yang berada di salah satu bulan Saturnus.

    Lingkungan Dead Space 2 terasa jauh lebih luas dibandingkan game pertama.

    Kita tidak hanya berjalan melewati koridor kapal.

    Isaac melewati berbagai fasilitas seperti:

    • area tempat tinggal
    • fasilitas medis
    • sekolah
    • gereja
    • area industri
    • fasilitas transportasi
    • berbagai bagian kompleks koloni

    EA menggambarkan The Sprawl sebagai instalasi luar angkasa besar yang menjadi lokasi utama wabah Necromorph dalam Dead Space 2. EA News

    Dan ini memberikan satu perubahan penting:

    Dead Space 2 tidak selalu membuat kita merasa benar-benar sendirian.

    Justru kadang kita bisa melihat bahwa tempat ini pernah dihuni oleh banyak orang.

    Ada ruangan.

    Ada fasilitas.

    Ada kehidupan.

    Dan kemudian semuanya berubah menjadi tempat pembantaian.

    Dari Horor Kesunyian Menjadi Horor Kekacauan

    Dead Space pertama memiliki satu kekuatan besar:

    kesunyian.

    USG Ishimura terasa seperti kapal mati.

    Kita berjalan.

    Mendengar suara logam.

    Kemudian...

    suara sesuatu bergerak.

    Kita berhenti.

    Tidak ada apa-apa.

    Lanjut berjalan.

    Kemudian tiba-tiba:

    BRAK!

    Necromorph muncul.

    Dead Space 2 mempertahankan formula tersebut, tetapi skalanya diperbesar.

    Serangan musuh menjadi lebih sering.

    Pertarungan menjadi lebih intens.

    Lingkungan menjadi lebih bervariasi.

    Dan game lebih sering memberikan situasi yang membuat pemain harus bergerak cepat.

    EA sendiri menggambarkan Dead Space 2 sebagai pengalaman yang memiliki pertarungan yang lebih besar dan lebih intens dibandingkan game sebelumnya. EA News

    Dengan kata lain:

    Dead Space 2 lebih agresif.

    Tapi Apakah Itu Membuatnya Kurang Menakutkan?

    Ini salah satu perdebatan menarik mengenai Dead Space 2.

    Dead Space pertama sangat kuat dalam survival horror.

    Kita sering merasa lemah.

    Amunisi terbatas.

    Musuh terasa berbahaya.

    Dan suasana sangat menekan.

    Dead Space 2 masih memiliki semua elemen tersebut, tetapi porsinya lebih besar pada action.

    Isaac mendapatkan lebih banyak perlengkapan.

    Pertarungan semakin kompleks.

    Musuh lebih bervariasi.

    Set piece menjadi lebih spektakuler.

    Tetapi Visceral tetap mempertahankan identitas horornya.

    Jadi Dead Space 2 bukan sekadar:

    Dead Space 1 + lebih banyak monster.

    Melainkan:

    Dead Space 1 + dunia lebih besar + Isaac lebih manusiawi + action lebih intens + horor psikologis yang lebih kuat.


    Isaac Sekarang Bisa Bicara

    Bagi pemain yang hanya mengenal Dead Space pertama, ini salah satu perubahan yang cukup terasa.

    Isaac sekarang berbicara.

    Dan perubahan tersebut sebenarnya penting untuk cerita.

    Pada game pertama, karakter Isaac terasa seperti seseorang yang kita kendalikan.

    Pada game kedua, dia terasa seperti manusia yang sedang mengalami trauma.

    Kita bisa melihat kemarahannya.

    Ketakutannya.

    Kebingungannya.

    Dan rasa bersalah yang masih menghantuinya.

    Karena itu, Dead Space 2 terasa lebih personal.

    Nicole Kembali

    Kalau pernah memainkan Dead Space pertama, nama Nicole Brennan tentu tidak asing.

    Nicole merupakan pasangan Isaac dan salah satu pusat emosional cerita game pertama.

    Di Dead Space 2, Nicole kembali memiliki peran penting.

    Namun bukan berarti:

    "Oh, Nicole masih hidup dan semuanya baik-baik saja."

    Tidak.

    Justru keberadaan Nicole menjadi salah satu bagian paling psikologis dari perjalanan Isaac.

    Ingatan mengenai Nicole, kejadian di Ishimura, dan efek Marker bercampur menjadi sesuatu yang membuat Isaac kesulitan membedakan kenyataan dan halusinasi.

    Di sinilah Dead Space 2 mulai menunjukkan bahwa horornya tidak selalu membutuhkan monster.

    Kadang...

    yang paling menakutkan adalah sesuatu yang ada di kepala kita sendiri.

    Stross dan Masalah Baru

    Dalam perjalanan Isaac, kita juga bertemu karakter bernama Nolan Stross.

    Stross merupakan salah satu karakter penting dalam cerita Dead Space 2 dan memiliki hubungan dengan eksperimen serta Marker.

    Namun kondisinya juga tidak stabil.

    Hubungan Isaac dan Stross menjadi salah satu bagian penting dalam cerita karena keduanya mengalami dampak psikologis dari paparan Marker dengan cara masing-masing.

    Dan dari sini Dead Space 2 mulai memperluas cerita mengenai:

    Marker → manusia → pikiran → Necromorph.

    Jadi ancamannya bukan lagi sekadar monster.

    Ada sesuatu yang jauh lebih besar di belakang semuanya.

    Marker Masih Menjadi Masalah

    Kalau di Dead Space pertama kita mulai mengenal Marker sebagai sumber masalah besar, Dead Space 2 memperluas konsep tersebut.

    Marker bukan hanya benda misterius.

    Ia berhubungan dengan:

    • Necromorph
    • perubahan biologis
    • gangguan mental
    • Unitology
    • eksperimen manusia
    • konspirasi pemerintah
    • dan kejadian di berbagai lokasi

    Dead Space 2 memperlihatkan bahwa tragedi Ishimura bukan kejadian yang berdiri sendiri.

    Ada pihak-pihak yang ingin memahami atau memanfaatkan Marker.

    Dan seperti biasa dalam cerita Dead Space:

    manusia mencoba bermain dengan sesuatu yang seharusnya tidak dimainkan.

    Hasilnya?

    Ya...

    Necromorph.

    Lagi.

    Necromorph yang Lebih Mengerikan

    Dead Space 2 memperkenalkan berbagai varian Necromorph baru.

    Beberapa di antaranya terasa lebih agresif daripada musuh di game pertama.

    Salah satu yang sangat terkenal adalah The Pack.

    images (1)

    Mereka adalah Necromorph berbentuk anak-anak yang bergerak dalam kelompok.

    Dan ini merupakan salah satu desain musuh yang cukup mengganggu.

    Bukan karena ukurannya besar.

    Justru karena mereka kecil.

    Mereka bergerak cepat.

    Dan mereka menyerang secara berkelompok.

    Kemudian ada Stalker, yang memiliki perilaku lebih taktis.

    Konfrontasi di Katedral Industri Gelap

    Mereka dapat bersembunyi dan menunggu kesempatan untuk menyerang.

    Jadi tidak semua musuh di Dead Space 2 sekadar:

    "Lihat Isaac → lari ke Isaac → pukul Isaac."

    Ada variasi perilaku yang membuat pemain harus menyesuaikan strategi.

    Plasma Cutter Tetap Raja

    Senjata paling ikonik dari seri Dead Space tentu saja:

    Plasma Cutter.

    Dan di Dead Space 2 senjata ini kembali.

    Bagi pemain veteran, Plasma Cutter terasa seperti teman lama.

    Senjata ini tetap memungkinkan pemain menembak bagian tubuh Necromorph secara presisi.

    Karena dalam Dead Space:

    menembak kepala tidak selalu menjadi pilihan terbaik.

    Ingat prinsipnya:

    Potong anggota tubuhnya.

    Bukan:

    Tembak sebanyak mungkin sampai mati.

    Ini yang membuat combat Dead Space berbeda dari banyak game shooter lainnya.

    Strategi Dismemberment

    Sistem strategic dismemberment masih menjadi inti gameplay.

    Misalnya:

    Necromorph menyerang.

    Kita membidik kakinya.

    Potong.

    Musuh jatuh.

    Kemudian kita membidik lengannya.

    Potong lagi.

    Atau menggunakan senjata tertentu untuk memperlambat gerakannya.

    Artinya, pemain tidak hanya perlu bertanya:

    "Senjata apa yang saya gunakan?"

    Tetapi juga:

    "Bagian tubuh mana yang harus saya potong terlebih dahulu?"

    Ini menjadi salah satu identitas utama franchise Dead Space.

    Senjata Baru

    Dead Space 2 juga memperluas arsenal Isaac.

    Salah satu senjata baru yang diperkenalkan adalah Javelin Gun.

    Senjata ini menembakkan proyektil yang dapat menancap pada musuh.

    EA sendiri menyoroti Javelin Gun sebagai salah satu tool baru dalam Dead Space 2. EA News

    Selain itu, senjata dari game pertama kembali dengan berbagai peningkatan.

    Jadi pemain memiliki lebih banyak pilihan dalam menghadapi Necromorph.

    Kalau Plasma Cutter adalah senjata yang sangat presisi, senjata lain dapat digunakan untuk situasi berbeda.

    Dan tentu saja...

    semakin banyak senjata berarti:

    semakin banyak alasan untuk menghabiskan uang di upgrade.

    Suit Isaac Juga Berkembang

    Isaac kembali menggunakan RIG suit.

    Namun desain suit dan kemampuan Isaac berkembang dibandingkan game pertama.

    Salah satu peningkatan yang menarik adalah kemampuan bergerak dalam lingkungan Zero-G dengan lebih bebas.

    Astronot Mengambang di Atas Planet Biru

    EA menjelaskan bahwa suit Isaac di Dead Space 2 dilengkapi kemampuan untuk memberikan kontrol 360 derajat dalam lingkungan tanpa gravitasi. EA News

    Ini membuat bagian Zero-G jauh lebih bebas dibandingkan pendekatan di game pertama.

    Sekarang Isaac tidak sekadar melompat dari satu permukaan ke permukaan lain.

    Dia dapat bergerak lebih bebas dalam ruang tiga dimensi.

    Dan tentu saja...

    kalau sudah di luar angkasa:

    atas, bawah, kiri, kanan semuanya bisa jadi tempat Necromorph muncul.

    Mantap jiwa

    Zero-G Lebih Seru, Sekaligus Lebih Menegangkan

    Perubahan Zero-G menjadi salah satu peningkatan gameplay yang menarik.

    Bayangkan berada di ruangan tanpa gravitasi.

    Tidak ada lantai.

    Tidak ada langit-langit.

    Isaac bisa bergerak ke berbagai arah.

    Dan tiba-tiba terdengar suara Necromorph.

    Masalahnya:

    dari mana datangnya?

    Dari atas?

    Bawah?

    Belakang?

    Atau sebenarnya dari depan?

    Dead Space 2 memanfaatkan kebebasan Zero-G untuk menciptakan situasi seperti ini.

    Suara Tetap Menjadi Senjata Utama Dead Space

    Kalau ada satu aspek yang menurut saya tidak boleh dilupakan ketika membicarakan Dead Space, jawabannya adalah:

    sound design.

    Kadang kita tidak melihat apa pun.

    Tapi terdengar:

    duk...

    duk...

    duk...

    Kemudian suara ventilasi.

    Kemudian sesuatu berteriak jauh di belakang.

    Dan kita mulai berpikir:

    "Itu suara apa?"

    Kemudian kita mulai berjalan lebih pelan.

    Padahal mungkin sebenarnya tidak ada apa-apa.

    Itulah horor.

    EA bahkan menekankan suasana audio dan suara lingkungan sebagai bagian penting dari pengalaman Dead Space 2. EA News

    Saya pribadi lebih menyarankan untuk menggunakan headset untuk pengalaman yang lebih horror

    The Church of Unitology

    Salah satu lokasi yang sangat memorable dalam Dead Space 2 adalah Church of Unitology.

    Tempat ini memberikan suasana yang sangat berbeda dibandingkan lingkungan industri di Ishimura.

    Unitology sendiri merupakan kelompok keagamaan yang sangat terkait dengan Marker.

    Di sinilah kita semakin melihat bagaimana keyakinan terhadap Marker telah berkembang menjadi sesuatu yang jauh lebih besar.

    Church of Unitology juga menjadi salah satu area yang digunakan dalam demo resmi Dead Space 2 menjelang peluncuran. EA News

    Dan tentu saja...

    seperti hampir semua tempat di Dead Space:

    tempat yang kelihatannya aman biasanya tidak aman.


    Salah Satu Momen Paling Mengganggu: TK Anak

    Dead Space 2 berani memasukkan lokasi yang sebenarnya sangat biasa:

    sekolah/area anak-anak.

    Tetapi dalam dunia Dead Space, tempat seperti itu justru menjadi sangat mengganggu.

    The Pack merupakan Necromorph anak-anak yang menyerang secara berkelompok.

    Konsep ini berhasil membuat pemain tidak nyaman karena menggabungkan sesuatu yang biasanya diasosiasikan dengan kepolosan dengan kekerasan dan body horror khas Dead Space.

    Ini salah satu contoh bagaimana desain lingkungan dan desain musuh bekerja bersama.


    Horor Psikologis Isaac

    Menurut saya, inilah bagian yang membuat Dead Space 2 berbeda.

    Pada game pertama:

    Ishimura adalah monster.

    Pada game kedua:

    pikiran Isaac juga menjadi monster.

    Isaac melihat Nicole.

    Mendengar suara.

    Mengalami halusinasi.

    Mengingat kejadian di masa lalu.

    Dan semakin jauh permainan berjalan, semakin sulit bagi pemain untuk memisahkan kenyataan dengan apa yang sedang terjadi di dalam pikiran Isaac.

    EA bahkan sejak awal mempromosikan Dead Space 2 sebagai cerita yang lebih personal dan kompleks untuk Isaac. EA News


    Dead Space 2 Lebih Action daripada Dead Space 1?

    Menurut saya pribadi, iya.

    Dan ini bukan sesuatu yang buruk.

    Dead Space 2 terasa lebih cepat.

    Musuh datang lebih agresif.

    Set piece lebih besar.

    Senjata lebih banyak.

    Gerakan Isaac lebih fleksibel.

    Zero-G lebih bebas.

    Namun elemen survival masih tetap ada.

    Kita masih harus mengelola:

    • amunisi
    • health
    • stasis
    • inventory
    • upgrade
    • senjata

    Jadi identitas Dead Space masih terasa.

    Hanya saja skalanya sudah berkembang.


    Dari Survival Horror Menjadi Action Horror

    Kalau Dead Space pertama bisa dianggap sebagai survival horror dengan action, Dead Space 2 semakin mendekati action horror.

    EA sendiri memasarkan Dead Space 2 sebagai action horror game dengan pertarungan yang lebih besar dan lebih intens. EA News

    Namun game tetap mempertahankan elemen yang membuat Dead Space unik:

    dismemberment.

    resource management.

    suasana gelap.

    sound design.

    body horror.

    Marker.

    Necromorph.

    Dan tentu saja...

    Isaac Clarke.

    Dead Space 2 Tidak Hanya Tentang Membunuh Monster

    Kalau kita hanya melihat gameplay-nya:

    Tembak Necromorph → potong → ambil item → upgrade → lanjut.

    Tapi cerita Dead Space 2 sebenarnya berbicara mengenai hal yang lebih dalam.

    Tentang trauma.

    Tentang rasa bersalah.

    Tentang manipulasi.

    Tentang keyakinan.

    Tentang eksperimen manusia.

    Dan tentang bagaimana seseorang bisa kehilangan kendali terhadap pikirannya sendiri.

    Isaac bukan sekadar mencoba keluar dari The Sprawl.

    Dia juga mencoba menghadapi apa yang terjadi pada dirinya setelah Ishimura.


    Dead Space 2 dan Dead Space 1: Mana yang Lebih Seram?

    Ini tentu subjektif.

    Tapi kalau saya harus membandingkan:

    AspekDead Space 1Dead Space 2
    AtmosferSangat sunyi dan claustrophobicLebih luas dan variatif
    ActionLebih lambatLebih intens
    Horor psikologisAdaLebih kuat
    EksplorasiFokus pada IshimuraArea lebih beragam
    Zero-GLebih terbatasLebih bebas
    SenjataLebih sedikitLebih banyak
    IsaacLebih pendiamLebih aktif
    NecromorphMengerikanLebih agresif dan variatif
    PacingLambat dan membangun keteganganLebih cepat
    SkalaRelatif kecilJauh lebih besar

    Kalau saya harus memilih berdasarkan atmosfer horor murni, Dead Space 1 masih punya sesuatu yang sangat spesial.

    Kita benar-benar merasa terjebak di Ishimura.

    Tetapi kalau berbicara tentang game secara keseluruhan, Dead Space 2 terasa lebih matang dan lebih spektakuler.


    Dead Space 2 dan Multiplayer

    Satu hal yang mungkin sudah agak terlupakan adalah Dead Space 2 juga memiliki mode multiplayer.

    Dalam multiplayer, pemain dapat bermain sebagai manusia atau Necromorph.

    EA menjelaskan bahwa multiplayer memungkinkan pemain untuk merasakan sisi lain dari konflik dengan bermain sebagai Necromorph. EA News

    Konsepnya cukup menarik.

    Biasanya kita:

    Isaac vs Necromorph

    Tetapi di multiplayer:

    Manusia vs Necromorph, dan pemain bisa berada di kedua sisi.

    Sayangnya, aspek ini sekarang lebih merupakan bagian sejarah game karena layanan online dan akses multiplayer tidak lagi menjadi pengalaman utama Dead Space 2 seperti saat masa peluncurannya.

    Dead Space 2: Severed

    Dead Space 2 juga mendapatkan DLC cerita bernama Severed.

    DLC ini menghadirkan dua chapter tambahan dan mengikuti karakter Gabe Weller serta Lexine Murdock.

    Cerita mereka berjalan paralel dengan kejadian yang dialami Isaac di Dead Space 2. EA News

    Ini menarik karena memperlihatkan bahwa wabah Necromorph di The Sprawl tidak hanya berdampak kepada Isaac.

    Ada orang lain yang juga berusaha bertahan hidup.

    Dead Space Ignition

    Sebelum Dead Space 2, EA juga merilis Dead Space Ignition, sebuah game pendahulu yang mengambil tempat beberapa jam sebelum kejadian Dead Space 2.

    Ignition menggunakan format komik interaktif dan beberapa mini-game hacking.

    Cerita tersebut menggambarkan awal wabah Necromorph di The Sprawl dan memiliki beberapa kemungkinan akhir. EA News

    Jadi kalau ingin mengikuti universe Dead Space secara lebih lengkap, ada materi tambahan di luar game utama.

    Tetapi untuk menikmati Dead Space 2, memainkan Ignition bukan sebuah keharusan.


    Kenapa Dead Space 2 Begitu Disukai?

    Menurut saya ada beberapa alasan.

    1. Isaac berkembang sebagai karakter

    Dia bukan lagi sekadar engineer yang berusaha bertahan hidup.

    Sekarang kita benar-benar memahami kondisi psikologisnya.

    2. Dunia Dead Space menjadi lebih besar

    Ishimura hanyalah permulaan.

    The Sprawl memperlihatkan bahwa masalah Marker dan Necromorph jauh lebih luas.

    3. Combat lebih matang

    Strategic dismemberment tetap dipertahankan tetapi pertarungannya menjadi lebih cepat.

    4. Horor psikologis lebih kuat

    Isaac tidak selalu bisa mempercayai apa yang dilihatnya.

    5. Sound design tetap luar biasa

    Suara menjadi bagian penting dalam membangun ketegangan.

    6. Variasi lingkungan lebih banyak

    Tidak hanya lorong kapal.

    Kita mendapatkan fasilitas medis, gereja, sekolah, area industri, Zero-G, dan berbagai lingkungan lainnya.

    7. Pacing sangat bagus

    Dead Space 2 tahu kapan harus memberikan ketegangan dan kapan harus melepaskan pemain dari tekanan.

    Jadi, Apakah Dead Space 2 Lebih Bagus dari Dead Space 1?

    Kalau pertanyaannya:

    "Mana yang lebih bagus?"

    Saya akan menjawab:

    tergantung apa yang dicari.

    Kalau mencari survival horror yang lebih sunyi, sempit, dan membuat paranoid, Dead Space 1 punya keunggulan.

    Kalau mencari game action horror dengan cerita lebih kuat, karakter lebih berkembang, combat lebih cepat, dan set piece lebih spektakuler, Dead Space 2 sangat unggul.

    Dan menurut saya justru itulah yang membuat keduanya menarik.

    Dead Space 2 tidak mencoba menjadi Dead Space 1 lagi.

    Ia mengambil fondasinya...

    kemudian memperbesarnya.

    Dari Ishimura ke The Sprawl

    Kalau kita melihat perjalanan Isaac dari dua game pertama:

    Dead Space (2008)

    → Isaac datang ke USG Ishimura.

    → Menemukan Necromorph.

    → Berhadapan dengan Marker.

    → Mengalami kejadian yang menghancurkan mentalnya.

    Kemudian:

    Dead Space 2 (2011)

    → Isaac berada di The Sprawl.

    → Necromorph kembali.

    → Marker kembali menjadi pusat masalah.

    → Kondisi mental Isaac semakin buruk.

    → Isaac harus menghadapi trauma dan halusinasi.

    Jadi Dead Space 2 bukan hanya sebuah sekuel.

    Ini adalah konsekuensi dari apa yang terjadi di Ishimura.

    Kesimpulan

    Dead Space 2 (2011) berhasil membawa formula Dead Space ke skala yang jauh lebih besar.

    Isaac Clarke kembali sebagai protagonis, tetapi kali ini musuh yang harus dia hadapi bukan hanya Necromorph.

    The Sprawl menjadi medan perang baru.

    Marker kembali membawa masalah.

    Unitology semakin penting.

    Dan yang paling berbahaya...

    pikiran Isaac sendiri mulai tidak bisa dipercaya.

    Game ini memperluas combat, memperkenalkan senjata baru seperti Javelin Gun, memperbaiki pergerakan Zero-G, menghadirkan lingkungan yang lebih beragam, serta memberikan cerita yang jauh lebih personal untuk Isaac. EA News

    Kalau Dead Space pertama membuat kita takut terhadap apa yang ada di balik pintu, Dead Space 2 membuat kita bertanya:

    "Bagaimana kalau yang kita lihat di balik pintu sebenarnya ada di dalam kepala kita?"

    Dan kalau setelah memainkan Dead Space 2 kita masih ingin bermain santai...

    mungkin jangan terlalu santai.

    Karena di dunia Dead Space, ventilasi yang kelihatannya tidak ada apa-apanya biasanya punya rencana lain. 😂

    Bagikan: Facebook X / Twitter WhatsApp
    ♥
    DUKUNG INTSIA GROUP

    Bantu kami terus berbagi dan berkembang.

    Artikel dan tools IntsiaGroup dapat digunakan secara gratis. Jika terasa bermanfaat, Anda dapat memberikan dukungan sukarela untuk membantu biaya hosting dan pengembangan konten berikutnya.

    Dukungan bukan pembayaran konsultasi, layanan medis, atau pembelian produk.
    Dukung via Saweria →

    admin

    Penulis di Intsia Group. Berbagi pengetahuan, pengalaman, dan ide yang bermanfaat.